atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

'Jaket' Zaman Batu Ditemukan dari Lelehan Salju

By Atjehcyber.net on 9/02/2013 | 07.22

Foto: Marianne Vedeler/Museum of Cultural History, University of Oslo

NORWEGIA - Sebuah artefak peninggalan masa silam ditemukan pada lapisan es di pegunungan Norwegia yang mencair akibat pemanasan global. Artefak yang masih dalam kondisi baik ini berupa sebuah baju tunik dari zaman besi, anak panah dan busur fragmen.

Artefak ini diduga berasal dari zaman Neolitikum yang diperkirakan berusia sekitar 6000 tahun. "Penemuan baru ini sangat penting untuk menggambarkan bagaimana kaitan dunia pakaian dan produksi tekstil Eropa utara dengan bangsa Romawi," kata Marianne Vedeler dari Universitas Oslo, Norwegia, yang meneliti pakaian tersebut seperti dilansir laman ibtimes, Jumat (30/8).

Tunik yang ditemukan di gletser Lendbreen, Norwegia itu sebagian berwarna keputihan akibat paparan matahari dan angin. Pakaian yang dibuat antara tahun 230-390 Masehi itu merupakan salah satu dari segelintir tunik yang berasal dari periode ini. Dua kain berbeda yang ada dan ujung serat menunjukkan keduanya terbuat dari wol.

Benda bersejarah yang terkubur salju itu kini terancam seiring perubahan iklim. "Tunik dari Lendbreen sekilas seperti sejenis pakaian hangat yang sering digunakan pemburu yang kerap berburu di dataran es Skandinavia untuk mengejar rusa. Di baju itu tidak ada kancing baju atau ikatan, tetapi itu hanya seperti sweater," lanjutnya.

Salju di pegunungan Norwegia dan tempat lain yang cepat mencair karena perubahan iklim, kini memunculkan penemuan-penemuan baru yang begitu terawat. Anak panah dan busur fragmen yang berusia jauh lebih tua juga ditemukan di dataran salju yang meleleh di bawah sinar matahari.


Menurut Martin Callanan dari Universitas Sains dan Teknologi Trondheim, Norwegia yang menulis makalah mengenai panah dan busur fragmen, ketika orang kehilangan anak panah, maka sulit untuk menemukan benda itu lagi di padang salju. Selama ini, artefak-artefak ini terawetkan dengan baik mengingat tuanya usia dan tingkat kerapuhan mereka.

Namun, seiring dengan cepatnya salju mencair, artefak lain mungkin bisa rusak sebelum sempat ditemukan. "Jumlah dan keantikan dari beberapa artefak ini belum pernah terjadi sebelumnya di hampir sepanjang abad sejarah penelusuran ladang salju di wilayah ini," pungkasnya.

Ibtimes| ATJEHCYBER

Like → Tweet :
Join → Follow :
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox