atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Kontroversi Hak Cipta Yahoo! Singapura

By Atjehcyber.net on 10/02/2013 | 17.16


SINGAPURA – Yahoo Inc sepakat membayar ganti rugi dan biaya legal yang tidak disebutkan besarnya guna menyelesaikan tuntutan hukum dari Singapore Press Holdings (SPH). Kedua perusahaan belakangan ini terlibat kontroversi terkait pelanggaran hak cipta.

Dalam sebuah pernyataan gabungan dengan SPH pada Senin, Yahoo Asia Pacific – yang dulu bernama Yahoo Southeast Asia – mengakui bahwa situs beritanya di Singapura telah “mereproduksi konten dari surat kabar SPH tanpa persetujuan SPH.” Yahoo juga berjanji tidak akan “secara sengaja melanggar hak cipta SPH.”

Keputusan Yahoo kali ini bertolak belakang dari posisinya semula dalam kasus yang berawal hampir dua tahun lalu itu. Raksasa Internet asal Amerika Serikat itu awalnya menyangkal setiap tudingan saat SPH, perusahaan surat kabar terbesar di Singapura, menuntutnya pada November 2011. SPH mengklaim Yahoo telah mereproduksi ulang konten berita SPH tanpa izin.

Yahoo bahkan melayangkan tuntutan balik pada Desember 2011, meski tuntutan balik itu telah dicabut tahun lalu. Kala itu, Yahoo menyatakan artikel berita orisinal mereka telah “direproduksi tanpa izin” di situs milik SPH.

Pada Senin, Yahoo mengatakan “sangat menyesali” tindakan “sejumlah kecil” karyawannya yang terlibat dalam kasus pelanggaran hak cipta ini. Karyawan Yahoo tersebut telah “didisiplinkan atau dipecat.”

Kedua perusahaan tidak menyebutkan jumlah yang harus dibayarkan Yahoo kepada SPH.

Dalam gugatannya, SPH mengutip 23 artikel yang ditiru Yahoo yang awalnya diterbitkan di tiga surat kabarnya, salah satunya Straits Times, dari November 2010 hingga Oktober 2011.

Menurut dokumen pengadilan, SPH menuntut Yahoo membayar ganti rugi. SPH juga meminta pengadilan menerbitkan surat larangan legal guna mencegah pelanggaran ini terjadi di masa depan.

SPH merupakan induk perusahaan 18 koran di Singapura. Perusahaan ini memegang “hak monopoli” dalam industri penerbitan surat kabar di Singapura. SPH menawarkan konten berita berbayar dari media massa cetak dan online untuk pelanggannya.

Yahoo merupakan penyedia berita dalam dan luar negeri untuk pengguna Internet. Operasi Yahoo di Asia Tenggara berpusat di Singapura. (*/WSJ)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox