atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Situs intelijen Australia lumpuh diserang atau Sengaja dimatikan?

By Atjehcyber.net on 11/14/2013 | 16.52


Terjadi perdebatan dan diskusi yang hangat di berbagai forum online seputar hasil kerja berupa serangan hacker-hacker muda Indonesia ke situs-situs intelijen Australia.

Dikutip dari Merdekacom, diungkapkan Wakil Ketua ID-SIRTII Muhammad Salahudin, mengatakan bahwa sesungguhnya situs intelijen Australia itu bukan mati karena diserang hacker Indonesia melainkan memang dimatikan pihak pemerintah Australia itu sendiri. Benarkah?

Wajar saja, publik dan sejumlah kalangan komunitas telematika di Tanah Air meragukannya, apalagi, kemudian terlihat situs yang tadinya dinyatakan down ternyata bisa diakses dan dalam kondisi segar bugar.

Ada nada keraguan bahwa peretas yang masih sekolah atau kuliah mampu menembus dan membuat porak-poranda situs intelijen Australia semacam ASIS di www.asis.gov.au yang setaraf dengan CIA nya Amerika Serikat.

Namun begitu, dalam pantauan Indonesia ICT Institute, apa yang dilakukan hacker-hacker muda ini, jangan dianggap remeh sebenarnya.

Sejak penyerangan dilakukan, yang sebelumnya situs ini segar bugar, kemudian rontok dan tak berdaya. Jika memang dimatikan, merupakan hal bisa saja terjadi, namun yang terjadi adalah mati akibat serangan.

Publik memang melihat hanya soal situs intelijen mati atau dimatikan saja, namun proses mematikan itu juga tidak mudah dan tidak sebentar. IndoICT dan merdekacom yang mengikuti terus perkembangan operasi para hacker melihat, tidak semua serangan sesungguhnya berhasil.

Ada situs pertahanan Australia yang digempur tidak down-down. Kalau pun mati hanya sebentar, setelah itu segar kembali. Kalau memang dimatikan, situs ini tidak nampak segar bugar, karena seterusnya akan mati atau tidak bisa diakses, minimal pada waktu situs-situs itu dimatikan.

Soal target serangan, dari apa yang dikomandokan Indonesia Security Down Team, dari target utama hingga saat ini, hanya dua yang sudah berhasil, yaitu ASIS dan ASIO. Dari dua yang berhasil pun, jika kini telah pulih, merupakan hal yang normal karena perbaikan tentunya sudah dilakukan.

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox