atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

4 Hal yang Jadi Sasaran Penyadapan Amerika

By Atjehcyber.net on 12/10/2013 | 03.01


Banyak temuan mengejutkan terbongkar ketika Edward Snowden (yang kini masih bersembunyi di Rusia) membeberkan apa saja borok NSA, badan intelijen rahasia Amerika Serikat. Ternyata, selama bertahun-tahun, departemen ini memata-matai seluruh gerak-gerik hampir setiap orang di seluruh dunia.

Hal ini pun sempat membuat publik dunia marah. Warga Amerika Serikat meminta adanya keadilan bagi Snowden yang telah membantu mereka membuka mata. Pemerintah dunia pun mengecam aksi ini dengan melaporkannya ke Majelis Umum PBB.

Aaksi apa saja yang dilakukan NSA hingga membuat banyak orang mengeluarkan kecamannya? Berikut ulasannya:

1. Komunikasi kepala negara
Merdeka.com - Tercatat setidaknya beberapa petinggi negara di dunia pernah jadi korban aksi mata-mata yang dilakukan NSA. Aksi ini dilakukan dengan menginfiltrasi saluran telekomunikasi yang dipakai oleh petinggi negara tersebut.

Sebagai contoh, Presiden Brasil Dilma Rouseff dilaporkan stasiun televisi Brasil TV Globo telah disadap NSA lewat hubungan telepon dan sejumlah surat elektronik. Selain Rouseff, juga diketahui NSA sadap Kanselir Jerman, dan Presiden SBY lewat bantuan Australia.

2. Sadap ponsel di seluruh dunia
NSA ternyata tidak hanya melakukan tindakan penyadapan terhadap penduduk di negaranya saja. Menurut laporan terbaru yang dikeluarkan Edward Snowden, agensi penyadapan resmi Amerika ini tercatat mengumpulkan 5 miliar catatan komunikasi lewat ponsel tiap harinya dari seluruh dunia.

Seperti yang dilansir oleh Washington Post (5/12), hal ini dilakukan dengan tujuan agar NSA bisa mengetahui kehidupan pribadi sehari-hari target yang ingin mereka mata-matai. Dengan begitu, NSA pun akan mudah memetakan bagaimana hubungan sosial target mereka.

Dari catatan yang dikeluarkan Snowden, terlihat banyak sekali database terkait hal itu yang tersimpan di NSA. Kebanyakan datanya berupa lokasi GPS dari jutaan handset yang disadap.

3. Internet dan jejaring sosial
Sebuah dokumen rahasia yang pernah diungkapkan secara tidak sengaja oleh anggota Central Intelligence Agency (CIA) yang juga bekerja di NSA dan dipublikasikan oleh Washington Post dan The Guardian pada tanggal 06 Juni 2013 lalu mencantumkan banyak nama perusahaan besar yang ikut serta dalam program PRISM. Di antara nama-nama tersebut juga mencatut Google serta Facebook di dalamnya.

Tidak hanya di Indonesia saja, banyak orang di seluruh orang di dunia yang mengakses Facebook dan Google setiap harinya. Dari banyaknya pengguna itu, secara tidak langsung, data-data tersebut juga akan tersimpan dan terekam dalam server perusahaan-perusahaan penyedia layanan data.

Dengan diserahkannya data pengguna itu, maka dapat dibilang tidak ada lagi apa yang dinamakan privasi. Bahkan menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto, program PRISM yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar dengan pengguna melebihi 1 miliar orang itu melanggar HAM.

4. Game online
Ternyata tak hanya internet atau telepon saja yang disadap oleh badan mata-mata Amerika Serikat, NSA. Bahkan, game online seperti Xbox Live dan World of Warfcraft pun turut mereka awasi.

Seperti yang dilansir oleh The Verge (9/12), diketahui bahwa NSA bekerjasama dengan GCHQ juga menyusupi game online termasuk World of Warcraft dan Second Life. Hal ini diketahui setelah Edward Snowden kembali membocorkan sebuah dokumen yang tertanggal pada tahun 2008.

Dalam dokumen tersebut, diketahui mata-mata dari kedua negara sekutu tersebut menyamar sebagai karakter game itu dengan tujuan mencari para pemain yang dicurigai akan jadi teroris. para mata-mata takut kalau fitur chat yang tersedia dalam game bertipe MMORPG seperti ini akan jadi sarana para hacker untuk saling bertukar informasi. (*/mdk)


KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox