atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

Gara-gara ‘Bakrie’, Gerakan Boikot ‘Path’ Riuh di Twitter

By Atjehcyber.net on 1/20/2014 | 04.35


Banyak pengguna Path meradang setelah mengetahui bahwa jejaring sosial yang sedang 'naik daun' di Indonesia itu mendapat suntikan dana US$25 juta atau sekitar Rp304 miliar dari Bakrie Global Group. Bahkan di situs mikrobloging Twitter, para pengguna Path ini ramai-ramai menyerukan untuk meninggalkan Path.

Setelah sempat ramai dengan hujatan mengenai keterlibatan grup Bakrie di Path, kini lini masa Twitter mulai diramaikan dengan kicauan sejumlah akun yang menyerukan gerakan 'uninstall Path'.

Contohnya seperti yang dikicaukan oleh pemilik akun @sekarchamdi yang menuliskan, "Bye...bye.... no more Path. Already sign out and uninstall Path from my cellphone. Look for another social media."

Sementara akun lainnya @arissetyawan berkicau, "Path itu bikin perasaan ngejepath karena salah tafsir, untung saya udah uninstall."

Ada juga yang berkicau langsung mengarah ke alasan utamanya menghapus aplikasi Path di perangkatnya, seperti akun @hasnimmalik yang menuliskan, "Bakrie beli Path? Langsung uninstall aja ga pake ribet." Juga akun @buruhlaut yang berkicau singkat, "Uninstall PATH #NoBakrie."

Meski demikian, ada pula yang menganggap bahwa gerakan 'uninstall Path' ini terkesan berlebihan.

Saat ini Path memiliki sekitar 23 juta pengguna di seluruh dunia. Indonesia menjadi negara ketiga dengan pengguna terbanyak. Berdasarkan laporan eksklusif Recode, melalui pendanaan terbaru ini, total investasi Path sekarang berjumlah US$65 juta atau sekitar Rp790 miliar.

Selain Bakrie, investor yang saat ini sudah berpartisipasi dalam pendanaan Path di antaranya adalah Greylock Partners, Kleiner Perkins, Index Ventures, Insight Venture Partners, Redpoint Venture Partners, dan First Round Capital. (*inilah)


KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox