atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Pelecehan Anak Terus Meningkat

By Atjehcyber.net on 1/11/2014 | 00.10


London - Organisasi nirlaba pemerhati anak di Inggris mengatakan, jumlah anak yang menjadi korban bully di internet meningkat pesat dalam dua tahun terakhir.

Menurut organisasi bernama 'Childline' tersebut, kasus bully di dunia maya sepanjang 2012-2013 mencapai 4.507 kasus. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan pada periode 2011-2012 sebanyak 2.410 kasus, demikian lansir BBC.

Childline juga melihat meningkatnya kecenderungan untuk melukai diri sendiri. Sementara depresi dan hubungan keluarga yang sulit adalah alasan utama untuk mencari bantuan.

Pendiri Childline, Esther Rantzen, mengatakan terlalu banyak anak-anak yang terlihat sedang berjuang untuk menghadapi kondisi ini dan putus asa.

Selama 2012-2013, Childline memberikan pendampingan dan konsultasi kepada 278.886 anak-anak dan remaja. Badan amal ini juga menangani 10.961 kasus di mana orang muda menyuarakan keprihatinan tentang anak lain.

Untuk pertama kali dalam sejarah amal selama 28 tahun, konseling lebih sering berlangsung secara online (59%) daripada melalui telepon (41%).

Laporan berjudul Can I tell you something? menunjukan adanya kenaikan signifikan mengenai bully yang besifat rasis.

Lebih dari 1.400 anak mengatakan kepada Childline, mereka mengalami masalah berbau rasial ini. Sedangkan tahun lalu pengakuan yang sama berjumlah 861 kasus.

Kata-kata yang umum diucapkan oleh para pengganggu terhadap anak-anak adalah 'teroris' atau 'pengebom' atau disuruh 'kembali ke tempat mereka berasal'.

Rantzen mengatakan laporan tersebut adalah alarm peringatan.

"Terlalu banyak anak di negara ini yang tampaknya sedang berjuang dalam keputusasaan. Jadi sangat penting bagi kita untuk mendukung anak-anak untuk berbicara mengenai masalah ini," ujarnya.

"Tidak peduli betapa sibuknya kita, kita harus berkomitmen untuk memberikan waktu dan ruang bagi anak-anak untuk berbicara mengenai kehidupan mereka," tambah Rantzen. (*/inilah)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox