atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home / /

Indonesia Butuh Angkatan Kelima

By Atjehcyber.net on 3/01/2014 | 11.00


Terkait masalah penyadapan oleh pihak luar ke wilayah Indonesia, maka ada ide agar dibentuknya tentara cyber yang bertugas menjaga kedaulatan negara dari aksi negara asing.

Pakar telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Agung Harsoyo mengatakan bahwa seharusnya memiliki sebuah badan atau 'angkatan kelima' yaitu tentara cyber.

Selama ini, Indonesia hanya memiliki 4 angkatan bersenjata saja yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian saja. Untuk wilayah dunia maya, Indonesia masih belum memilikinya .

Seperti halnya Amerika Serikat yang memiliki lima angkatan pertahanan, yaitu darat, udara, laut, antariksa dan tentara cyber. Salah satu badan keamanan tersebut adalah National Security Agency (NSA).

Angkatan kelima ini didoktrin untuk melakukan perang terhadap berbagai ancaman cyber.

"Kegiatan yang mereka lakukan seperti penyadapan dan pengamanan. Penyadapan NSA meliputi telepon, komunikasi Internet, komunikasi radio, serta komunikasi-komunikasi lainnya yang bisa disadap. Pengamanan NSA meliputi komunikasi militer, diplomatik, serta komunikasi-komunikasi rahasia atau sensitif pemerintah. Lembaga ini memang dibentuk khusus untuk masalah ini," kata Agung, seperti dikutip dari Antara (26/02).

Sayangnya pemerintah Indonesia tidak melihat persoalan cyber menjadi persoalan yang strategis. Padahal, ke depannya, perang bukan semata-mata perang adu senjata, melainkan perang cyber.

"Kita bisa mengambil pelajaran dari lumpuhnya negara Estonia. Lumpuhnya negara tersebut hanya dikarenakan matinya pusat listrik nasional, dan hanya karena terserang hacker dari negara Rusia. Akibat dari matinya listrik tersebut menyebabkan kekacauan seperti penjarahan, putusnya transportasi dan sebagainya. Kita harus menyadari bahwa perang cyber tidak kalah dahsyatnya," lanjutnya.

Sebetulnya, bukan kali ini saja ada ide untuk perlunya diciptakan tentara dunia maya. Pada tahun 2013 lalu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa segera dibentuk tentara cyber untuk menjaga kedaulatan negara, namun sampai kasus penyadapan ini berlangsung, belum juga ada titik jelas terkait keberadaan pasukan khusus tersebut. (*/mdk)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox