atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Telkomsel dan Indosat Bersih

By Atjehcyber.net on 3/29/2014 | 13.00


Isu penyadapan yang diduga melibatkan Telkomsel dan Indosat, sebagaimana diungkap Edward Snowden, mantan kontraktor National Security Agency (NSA), mendorong Kementerian Kominfo membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Penyadapan.

Teka-teki mengenai kemajuan Satgas ini akhirnya terkuak setelah Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementeri Komunikasi dan Informatika M. Budi Setiawan mengungkapnya saat digelarnya diskusi dalam event 11 Tahun Selular Award.

"Good news nya tim tidak menemukan adanya keterkaitan langsung operator kita dengan penyadapan seperti yang disampaikan Edward Snowden. Tidak mungkin operator menyadap Kepala Negara nya sendiri," ungkap Budi.

Dia melanjutkan sesuai dengan yang disampaikan Menteri Kominfo Tifatul Sembiring, Indonesia jangan sampai dibuat pusing dengan apa yang disampaikan Snowden. "Benar atau tidaknya apa yang disampaikan Snowden, kan kita tidak tahu," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa bulan terakhir ini sejumlah pemberitaan yang menyangkut masalah penyadapan yang dilakukan pihak asing kembali mengemuka, setelah sebelumnya pada akhir bulan Oktober 2013 Indonesia dikejutkan dengan sejumlah pemberitaan tentang tindakan Australia yang terbukti telah melakukan penyadapan terhadap sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Indonesia, termasuk penyadapan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Nama Indonesia kembali muncul dalam pemberitaan terkait skandal penyadapan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat. Isu tersebut dimuat dalam harian The New York Time yang dilansir tanggal 15 Pebruari 2014, yang dibocorkan oleh mantan kontraktor NSA Edward J Snowden.

Informasi yang didapat NSA ini berasal dari Direktorat Sinyal Australia (ASD). ASD awalnya, memberitahu NSA bahwa mereka melakukan pemantauan komunikasi termasuk antara pejabat Indonesia dengan firma hukum di Amerika Serikat.

Disebut dalam dokumen itu, ASD bersedia berbagi informasi dengan NSA. Terhadap masalah tersebut, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa pada tanggal 17 Pebruari 2014 telah menyatakan sikap kekecewaan Indonesia terhadap Australia. (*/mdk)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox