atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Bikin SIM Bisa Murah, Asal...

By Atjehcyber.net on 4/16/2014 | 15.30


Jakarta - "Mengikuti prosedur kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) susah. Akhirnya, pakai duit dan calo agar diluluskan," begitu kira-kira kata masyarakat. Betulkah ini?

Dulu, di jalan-jalan depan kantor Samsat berjejer para calo SIM. Kini, sudah diberangus. Tapi bukannya habis, para 'broker' ini malah jadi elit dengan mendekati pengambil keputusan.

"Akibatnya, kalau tidak mau ikuti prosedur, biaya pengurusan kepemilikan SIM jadi mahal," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar kepada INILAH usai diskusi 'Indonesia, Ayo Aman Berlalu Lintas' yang digelar Astra Internasional di Jakarta, Selasa (15/4).

Mengajukan permohonan kepemilikan SIM, harus melewati proses pemeriksaan kesehatan, punya kartu tanda penduduk, mengisi formulir, membayar biaya administrasi, mengikuti ujian teori, simulator dan ujian praktek.

Jika berhasil lulus, biaya untuk kepemilikan SIM A hanya Rp120.000, SIM B Rp120.000, dan SIM C Rp100.000, serta biaya simulator Rp50.000 yang dibayarkan melalui Bank BRI.

"Polri sudah tidak bersentuhan dengan uang. Biaya-biaya tadi dibayarkan melalui BRI," kata Pudji.

Sementara itu, biaya perpanjangan SIM A hanya Rp80.000, SIM B Rp80.000, dan SIM C Rp75.000.

Pudji mengakui, selama ini para pemohon selalu memilih jalan pintas lantaran mengikuti prosedur dianggap sulit. Akibatnya, aksi suap menyuap terjadi dan SIM sebagai bukti kompetensi mengemudi cuma jadi pelengkap saja.

Penguji kepemilikan SIM pun diakui Pudji belum dilengkapi sertifikasi. Makanya, saat ini hal tersebut mulai dibenahi agar para instruktur dan penguji memiliki kompetensi. (*/inilah)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox