atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Di Indonesia, Smartphone Sudah Menjadi Kebutuhan Utama

By Atjehcyber.net on 5/16/2014 | 10.00


Pesatnya penetrasi smartphone di Indonesia dinilai karena produk tersebut sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, khususnya di perkotaan. Ina Hutasoit, Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) mengatakan, jangan beranggapan bahwa handphone sebagai barang mewah.

Menurutnya, tidak bisa dikatakan pula bahwa pesatnya penetrasi smartphone dari tahun ke tahun di Indonesia, disebabkan karena daya beli atau perekonomian masyarakat Indonesia sudah semakin meningkat.

"Enggak juga, handphone itu menjadi kebutuhan primer. Bukan berarti pertumbuhan ekonomi (masyarakat) naik, handphone ini bukan dianggap barang mewah. Jangan dijadikan barang mewah," tuturnya.

Menurutnya, smartphone menjadi kebutuhan utama di samping pangan, sandang dan papan. Pesatnya pertumbuhan smartphone menjadi fenomena yang tidak bisa dihindari, karena masyarakat membutuhkan informasi dan dipakai juga untuk mengakses internet.

Seperti diketahui, saat ini pengguna feature phone masih lebih besar ketimbang smartphone. "Hampir 30 persen pengguna smartphone, tahun ini (naik) 35 persen," kata Ina. Sehingga, bisa dipastikan lebih dari separuh total pengguna telefon genggam di Indonesia, masih menggunakan feature phone.

Ina memprediksi bahwa dengan munculnya smartphone banderol terjangkau, maka akan semakin berimbang nantinya jumlah pengguna kedua jenis telefon genggam tersebut.

Ditanya mengenai setuju atau tidaknya bila ada kenaikan pada Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk smartphone, ia mengungkapkan bahwa kebijakan pemerintah harus dapat mencegah terjadinya praktek blackmarket, bukan malah menyuburkan penyelundupan produk telefon genggam dalam negeri. (*/okz)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox