atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Tragedi Mei 1998 dan Internet

By Atjehcyber.net on 5/13/2014 | 20.00


Bagi sebagian orang, khususnya yang mengalami langsung kejadian atau tragedi kerusuhan bulan Mei 1998, tentunya akan sulit melupakannya. Trus, apa hubungannya dengan internet?

Salah satu kasus besar di Indonesia yang terjadi pada Mei 1998 seakan menjadi sejarah kelam Tanah Air ini, karena sampai sekarang belum juga terusut secara tuntas, mulai dari siapa dalang sampai dengan berapa jumlah korban pastinya.

Tragedi yang kabarnya bermula dari terpuruknya ekonomi negara-negara di Asia-Pasifik, khususnya di Asia Tenggara, tentunya Indonesia ini memancing pergolakan dan protes serta demonstrasi.

Di wilayah Indonesia sendiri, protes akan terpuruknya perekonomian ini dimulai dengan aksi turun ke jalan oleh mahasiswa. Dari aksi damai tersebut, tanpa disangka menjadi anarkis karena berujung pada kematian sejumlah mahasiswa yang lebih dikenal dengan nama Tragedi Trisakti. Dari tragedi tersebut kemudian merembet dan melahirkan kasus rasial.

Tentunya, walaupun saat itu internet sudah lahir, namun belum se-mainstream seperti sekarang ini. Akses dunia maya masih terbatas dan tidak banyak orang yang melek internet di tahun tersebut. Tentu saja, dikarenakan hal tersebut, banyak orang yang mencari informasi hanya melalui media cetak saja.

Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi dan internet, banyak bermunculan informasi-informasi mulai dari tulisan, foto dan video terkait kasus yang sampai sekarang ini belum juga 'murni' tuntas tersebut bermunculan.

Tidak sedikit informasi muncul di forum, blog pribadi, website atau juga di media, mengangkat topik Tragedi Mei 1998 itu.

Sayangnya, walaupun akhirnya banyak orang yang mengetahui akan sejarah kelam Indonesia itu, tidak sedikit yang justru menjadikan internet sebagai salah satu media atau sarana propaganda.

Ada yang menginformasikan berita hoax, ada yang mengunggah foto palsu yang aslinya didapat dari tempat lain atau bukan foto tragedi tersebut, sampai dengan hal-hal yang justru membuat masyarakat bingung untuk mengetahui apa yang benar dan apa yang salah.

Propaganda melalui internet ini, dirasa sangat efektif karena mengingat banyak orang yang sudah melek teknologi dan memiliki perangkat yang memadai untuk mengaksesnya.

Tentu saja, muncul juga pro dan kontra atau perdebatan akan informasi-informasi yang muncul di internet. Ada yang membenarkan, ada yang menganggapnya hanyalah hoax atau bualan semata, ada pula yang hanya sebagai silent reader saja.

Akan tetapi, bukan berarti dalam hal ini semua pihak berhak menuding internet sebagai salah satu hal buruk dan penyebar berita hoax saja, karena walaupun hanya 1 persen, penyebaran berita yang benar tentunya juga dapat diperoleh melalui media maya ini.

Dan lagi, sekarang ini sudah banyak orang-orang yang sudah cerdas untuk menganalisis suatu peristiwa baik yang mereka dapat dari media cetak, mulut ke mulut atau juga internet.

Tentunya, mereka akan mengerti mana yang benar dan mana yang salah sebelum melakukan aksi, postingan berupa hujatan salah satunya. (*/mdk)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox