atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Efektifkah Perketat Warnet untuk Perangi Pornografi?

By Atjehcyber.net on 6/03/2014 | 10.30


Tentunya segala hal itu ada sisi positif dan negatifnya, salah satu contohnya adalah dengan diciptakannya teknologi internet yang sangat dibutuhkan oleh banyak orang sekarang ini.

Internet seakan sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan. Banyak aktivitas yang dapat terbantu dengan mudah dan cepat dengan keberadaan internet.

Namun tentunya, internet juga tidak meninggalkan sisi negatif yang salah satunya adalah terdapatnya konten-konten porno yang dapat diakses oleh siapa saja khususnya anak di bawah umur.

Oleh karena itu, khususnya di Indonesia, pemerintah pusat melalui Kemkominfo, pemerintah daerah dan badan atau organisasi terkait, berusaha keras untuk memeranginya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan batasan dan peraturan ketat kepada penyedia layanan warung internet (warnet). Pemerintah daerah di beberapa kota sudah melakukan pembatasan dan pengetatan terhadap para pemilik warnet untuk tidak melayani anak-anak di bawah umur atau juga yang masih berstatus pelajar untuk mengakses internet di jam-jam tertentu.

Sanksi bagi yang tidak mengindahkan peraturan tersebut adalah teguran sampai dengan pencabutan izin usaha.

Menjadi satu hal yang sangat dilematis karena di era canggih sekarang ini, banyak sekali jalan yang dapat dilakukan oleh banyak orang untuk menembus blokir pemerintah atau juga yang dilakukan oleh pihak warnet dalam memerangi situs-situs dan konten pornografi di internet.

Banyak tutorial baik dari dalam atau dari luar yang dapat dipelajari oleh siapapun. Bahkan konten-konten berbau pornografi tersebut sekarang ini penyebarannya juga tidak hanya terfokus dalam satu website saja. Tidak sedikit konten pornografi yang beredar di situs-situs jejaring sosial.

Selain itu, apabila ada batasan dan peraturan untuk ke warnet, tidak sedikit akal, para pengakses internet juga dapat memanfaatkan paket data dari operator untuk mengakses dunia maya tanpa tergantung dengan warnet lagi menggunakan perangkat mobilenya.

Dan lagi, sekarang ini sudah banyak kota-kota di Indonesia yang sudah menyediakan spot-spot khusus untuk dapat digunakan sebagai pengakses internet atau Wi-Fi gratis.

Dilematika akan terus berlanjut ketika tidak adanya kesadaran dari para netizen sendiri, bahkan akan terkesan seperti main kucing dan tikus antara pengguna internet dan pemerintah sebagai pemegang regulasi dalam hal pengaksesan konten pornografi di internet ini.

Namun hal ini bukan berarti apa yang telah dilakukan, diupayakan dan diberlakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait adalah sia-sia. Pihak Kemkominfo pernah menjelaskan bahwa sampai sekarang sudah ada ribuan website, blog dan hal-hal yang berbau pornografi telah diblokir di lintas internet Indonesia. (*/mdk)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox