atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Mengapa Anak Tak Bisa Mendengarkan Orang Tua?

By Atjehcyber.net on 6/01/2014 | 10.00


London - Kita mungkin sering merasakan bagaimana susahnya membuat anak memperhatikan kita ketika mereka sedang asik menonton televisi, bermain game, atau membaca buku. Mengapa?

Anak-anak tampaknya memiliki kemampuan untuk tidak mempedulikan sekelilingnya sehingga berteriak menggunakan pengeras suara pun tampaknya tidak berpengaruh bagi mereka.

Namun, para peneliti percaya ada alasan bagi kurangnya perhatian mereka, yaitu terkait dengan perkembangan otak.

Peneliti mengatakan ketidakpedulian anak-anak bukanlah hal yang disengaja; mereka mengalami apa yang disebut sebagai 'ketidaksadaran yang tidak disengaja'.

Menurut Profesor Nilli Lavie, dari University College London, Inggris, anak-anak memiliki kesadaran lingkungan yang cenderung kurang dibandingkan orang dewasa.

"Orang tua dan wali harus tahu. Bahkan jika anak fokus pada sesuatu yang sederhana, itu akan membuat anak-anak kurang sadar akan lingkungan mereka, dibandingkan dengan orang dewasa," ujar Profesor Lavie seperti dilansir BBC.

Ia lalu memberi contoh seorang anak yang mencoba menutup ritsleting jaket mereka selagi menyeberang jalan, mungkin tidak bisa menyadari lalu lintas di jalan.

"Sedangkan otak dewasa yang lebih berkembang tidak akan memiliki masalah dengan itu. Kemampuan untuk menyadari apa yang terjadi di sekeliling selagi mereka fokus mengerjakan sesuatu adalah kemampuan yang berkembang seiring usia," jelasnya.

Pandangan Profesor Lavie ini berdasarkan pada riset yang ia lakukan dengan melibatkan anak-anak dan orang dewasa.

Riset tersebut mengindikasikan bahwa anak-anak yang fokus mengerjakan satu hal tidak memiliki atensi yang cukup untuk mendeteksi apa yang terjadi di lingkungannya.

Karena itu, ada dampak keselamatan dari belum berkembangnya otak secara penuh ini.

Berjalan sambil mengetik pesan di ponsel misalnya, bisa mendatangkan bahaya yang lebih besar pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. (*/inilah)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox