atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

Rusia: 20 Tahun untuk Satu Kapal Selam Nuklir

By Atjehcyber.net on 6/21/2014 | 08.00


Setelah menunggu dua dekade lebih, warga Rusia akhirnya bisa menyaksikan kapal selam nuklir mereka mengamankan perairan Negeri Beruang Merah. Apa saja kelebihan kapal selam nuklir tersebut?

Kapal selam K-329 Severodvinsk menjadi kapal selam nuklir pertama milik Rusia yang seutuhnya didesain untuk melancarkan serangan ke kapal selam lain. Oleh karena itu Severodvinsk dibekali dengan banyak persenjataan, termasuk beberapa misil dengan hulu ledak nuklir. Jangkauan dari misil nuklir tersebut juga cukup mengkhawatirkan, hampir separuh dari jangkauan rudal antar benua, yakni 5000 kilometer.

Selain misil dengan hulu ledak nuklir, Severodvinsk juga memiliki misil khusus untuk serangan udara, serta torpedo 533 mm untuk melakukan serangan dari jarak dekat dengan kapal destroyer atau kapal selam lain. Rusia pun menanamkan sebuah sistem sonar raksasa yang bisa memberikan tampilan radar yang lebih luas dan detail.

Dengan bobot mencapai 13.800 ton dan panjang 122 meter, kapal selam bertenaga reaktor nuklir generasi terbaru tersebut mampu melaju hingga kecepatan 35 knot di kedalaman maksimal 600 meter, Gizmodo (19/6).


Fakta menarik lainnya, kapal selam nuklir kelas Yasen ini mulai dirakit sejak tahun 1993 dan baru benar-benar selesai tahun ini. Mengapa bisa begitu lama?

Penundaan pembangunan akibat kejatuhan Uni Soviet lah yang dijadikan kambing hitam. Belum lagi akibat ekonomi Rusia yang belum stabil, pembangunan Severodvinsk harus berhenti beberapa kali. Berarti butuh sekitar 20 tahun untuk membuat satu kapal yang bisa meningkatkan daya saing Rusia jika suatu saat 'harus' berhadapan dengan Amerika Serikat.

Kabar buruknya, Amerika Serikat mempunyai 'stok' kapal selam kelas Victoria hingga 21 unit. Kapal selam kelas Victoria memang diperkirakan mempunyai kemampuan yang sama kapal selam kelas Yasen, termasuk Severodvinsk, milik Rusia. Amerika kabarnya masih memiliki 7 kapal selam lain yang masih dalam tahap pembangunan.

Menengok fakta di atas, nampaknya Rusia harus berpikir ulang jika ingin mengajak Amerika berperang. (*/mdk)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox