atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home / /

Serasa "Terbang" di dalam Laut

By Atjehcyber.net on 7/07/2014 | 00.30


Mungkin masih banyak yang sangsi. Apa bisa manusia menyelam tanpa alat begitu saja?

Freediving bukanlah jenis olahraga baru. Manusia sudah menyelami kedalaman samudera jauh sebelum menemukan alat bantu semacam scuba dan lainnya. Diperkirakan freediving sudah ada pada zaman Yunani Kuno.

Para penyelam Yunani mampu masuk ke dalam laut sampai 30 meter sekadar untuk mengambil spons yang digunakan untuk mandi.

Pada masa itu tak hanya spons yang diambil, tapi juga koral merah, kerang, dan ikan. Bahkan para penyelam Jepang sudah mengumpulkan kerang mutiara sejak 2.000 tahun yang lalu. Para freediver kuno juga senang mencari harta karun dari kapal yang karam serta diperbantukan dalam perang melawan musuh.

Manusia sebenarnya bisa beradaptasi dengan laut layaknya mamalia laut lain. Ada semacam refleks menyelam mamalia pada diri manusia. Ingin bukti? Coba celupkan wajah di air, maka Anda akan merasakan refleks bahwa detak jantung Anda melambat. Itu juga akan terjadi pada setiap orang.

Refleks ini membantu untuk membuat penyelaman lebih lama. Limpa akan mengeluarkan sel darah merah tambahan untuk menjaga organ vital di tubuh. Dengan latihan intensif, Anda bisa menyelam tanpa alat bantu sama sekali.

Umumnya manusia bisa menahan napas sampai 45 detik. Ini waktu yang cukup untuk melihat dasar laut serta mengambil foto. Namun bukan berarti Anda bisa nyemplung serta-merat seperti berenang pada umumnya. Anda tetap butuh alat seperti body suit yang membuat tubuh tetap hangat, sepatu sirip (fin), dan kacamata snorkel. Dan yang lebih penting, ada latihan dan adaptasi sebelumnya.

Efek positif freediving adalah kapasitas paru-paru yang berkembang, dari 6 lt bisa menjadi 7,5 lt. Ini melancarkan aliran darah dan sangat membantu pernapasan.

Rekor dunia pria untuk freediving terdalam versi AIDA dipegang Goran Colak, dengan kedalaman 281 meter, dicatatkan di Beograd, Serbia, pada Juni 2013. Colak ikut di kategori dynamic apnea with fins. Sementara rekor dynamic apnea without fins dipegangnya dengan kedalaman 235 meter.

Di kategori wanita, rekor dipegang oleh Natalia Molchanova dengan kedalaman 234 meter (dynamic apnea with fins) dan juga 182 meter (dynamic apnea without fins).

Dengan freediving Anda akan serasa "terbang" di dalam laut. Tanpa tabung, rompi apung, regulator beserta selang-selangnya, hanya mengandalkan teknik pernapasan sederhana. (*/ng-id)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox