atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home / /

Solar Air, Solusi Kelangkaan BBM !

By Atjehcyber.net on 8/13/2014 | 13.28


Jakarta - Fakultas Teknologi Industri Program Studi Teknik Mesin Universitas Trisakti (Usakti) menginovasikan bahan bakar solar menjadi solar air. Seperti apa?

Inovasi itu mendapat perhatian khusus dan apresiasi dari Pemerintah DKI Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin.

"Inovasi karya mahasiswa Usakti ini patut diapresiasi," ujar Asep dalam acara uji coba bahan bakar solar air dengan mengelilingi 69 pulau di Kepulauan Seribu di Muara Angke, baru-baru ini.

Saat ini, bahan bakar solar menjadi masalah yang krusial dan memerlukan solusi terutama untuk para nelayan seperti di wilayah Kepulauan Seribu. Temuan seperti ini harus didukung oleh pemerintah,

"Sesuatu yang dibuat secara teoritis, kemudian dipraktekkan dan ada manfaatnya seperti yang dilakukan adik-adik mahasiswa Usakti ini perlu didukung," ujar Asep.

Kisruh subsidi dan kelangkaan bahan bakar solar yang saat ini sedang ramai dibicarakan membuat mahasiswa Usakti menginovasikan bahan bakar solar.

"Usakti sangat bangga dengan kerja keras yang dilakukan oleh mahasiswa kami," ujar Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Usakti Dr Ing Andy Cahya Putra Arya.

Ketua Panitia Uji Coba Bahan Bakar Solar Air, Dimas Airlangga, yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Usakti berharap inovasi ini dapat menjadi solusi terhadap permasalahan BBM di Indonesia.

"Kami akan mengelilingi 69 pulau di Kepulauan Seribu ini dengan perkiraan lama perjalanan sampai lima hari. Harapan kami, jika uji coba ini berhasil, inovasi ini dapat digunakan untuk Masyarakat pada umumnya, dan khususnya untuk para nelayan" ujar Dimas.

Ia mengungkapkan solar air bahan utamanya solar 70% ditambahkan bahan adiktif 20 % dan air 10%. Bahan bakar ini aman bagi lingkungan,

"Bio Solar air ini lebih aman untuk lingkungan dan tidak akan merusak mesin" jelasnya.

Bahan bakar solar air ini diklaim akan mampu memberikan penghematan sebesar 10% dari biaya solar yang biasa dan kepadatan asap yang dihasilkan dari pembakaran solar yang biasanya hitam pun berkurang hingga 60%. [*/inilah]

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox