atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Peneliti Ciptakan Obat Anti Kangker Berbasis TI

By Atjehcyber.net on 9/04/2014 | 02.00


Pusat penelitian untuk pengembangan IPTEK (RCAST) di Universitas Tokyo, Fujitsu Limited, dan Kowa Company, mengumumkan keberhasilan mereka dalam menggunakan teknologi penelitian obat-obatan berbasis TI. Mereka menciptakan suatu senyawa farmakologis aktif baru yang memiliki potensi sebagai obat anti kanker.

Senyawa ini, dikembangkan melalui rancangan virtual dan evaluasi berbasis komputer, bekerja menghambat aktivitas protein pemicu kanker (atau disebut sebagai protein target).

Selain menciptakan senyawa aktif melalui penelitian berbasis TI, kerjasama ini juga menghasilkan sejumlah senyawa berbobot molekul rendah yang menyimpan informasi-informasi penting bagi penelitian obat-obatan tingkat lanjut.

Dalam keterangan pers yang diterima Okz, Sabtu (30/8/2014), Ketiga pihak pemrakarsa penelitian ini telah memutuskan untuk melakukan optimasi senyawa berbobot molekul rendah ini melalui evaluasi praklinis atas senyawa-senyawa tersebut.
Latar Belakang

RCAST dan Fujitsu memulai kolaborasi mereka dalam penelitian obat-obatan berbasis TI pada bulan Juni 2011, sedangkan Kowa bergabung pada bulan Juli di tahun yang sama.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan RCAST, sejumlah protein diduga memicu beberapa penyakit tertentu.

Kolaborasi ilmiah ini mengambil langkah maju dengan mengembangkan dua metode penelitian obat-obatan dengan target indikator kanker. Metode pertama adalah pengembangan obat berbasis TI, sedangkan metode kedua menggabungkan teknnologi pengembangan obat berbobot molekul rendah secara konvensional dengan teknologi skrining senyawa berbasis komputer. (*/okz)

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox