atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home / /

Curi Teknologi Data Heli Apache, 4 Hacker Dibui

By Atjehcyber.net on 10/09/2014 | 03.59


Empat lelaki didakwa mencuri perangkat lunak Helikopter Apache milik militer AS, teknologi Xbox, dan sejumlah game seperti Call of Duty: Modern Warfare 3.

The Guardian mengabarkan, Selasa (30/9/2014), dakwaan itu dikeluarkan Departemen Kehakiman AS terhadap empat tersangka.

Yakni, Nathan Leroux, 20, dari Maryland, Sanadodeh Nesheiwat, 28, dari New Jersey, David Pokora, Ontario, Kanada dan Austin Alcala, 18 tahun dari Indiana. Satu lagi bernama David Wheeler, 19, yang ditahan di Perth, Australia.

Mereka didakwa mencuri sistem teknologi Helikopter Apache bernilai $ 100 juta, lewat sistem komputer di Zombie Studios. Selain itu mereka juga dituduh mencuri perangkat lunak XBox Games bernilai $ 200 juta. Juga sejumlah permainan milik Epic Games dan Valve yang bernilai $ 600 ribu.

‘’Anggota jaringan peretas internasional itu mencuri data perdagangan rahasia yang digunakan produk teknologi tinggi AS,’’ kata asisten Jaksa Agung, Caldwell.

Pejabat FBI di Delaware, mulai meneliti kasus pencurian ini berkat informasi pada 2011 lalu. Petugas kemudian menangkap David Pokora, pemimpin jaringan itu di perbatasan Canada dan Lewinston, New York. Dari pengusutan Pokora, tertangkap pula ketiga tersangka lainnya.

Dalam penuturannya kepadaThe Guardian, David Wheeler yang didakwa di Australia, menganggap Departemen Kehakiman AS terlalu mengada-ada. Wheeler yang dikenai tahanan rumah itu juga menyebutkan bahwa sejumlah game yang didakwakan, mereka dapatkan dari seorang peretas lain.

‘’Bukan kelompok terorganisasi seperti dituduhkan,’’ katanya. ‘’Kami cuma pengin tahu. Tidak mau yang lain-lain,’’ lanjutnya.

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox