atjehcyber menubar

atjehcyber tickhead

atjehcyber thumbkanan

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Australia Tarik Game GTA V dari Toko

By Atjehcyber.net on 12/06/2014 | 14.00


Brisbane - Sebuah departement store di Australia bernama Target, memutuskan untuk tidak lagi menjual game Grand Theft Auto (GTA) V.

Keputusan ini diambil untuk menanggapi petisi yang didaftarkan ke situs Change.org yang mengutuk GTA V atas penggambaran kekerasan terhadap perempuan.

Pada saat artikel ini ditulis, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 44.448 pendukung. Petisi tersebut merupakan inisiatif tiga wanita korban kekerasan seksual.

“Kami telah mengalami jenis kekerasan seksual seperti ini sendiri,” tulis petisi tersebut. “Melihat kekerasan yang kami alami ini diubah menjadi sebuah bentuk hiburan merupakan sesuatu yang memuakkan.”

Video game yang memiliki rating R18+ (untuk dewasa) di Australia ini memungkinkan pemainnya berinteraksi dengan pekerja seks.

Pekerja seks yang ada di dalam video game tersebut dapat dipukuli atau dibunuh agar pemain dapat mengambil kembali uang yang ia berikan kepada pekerja seks tersebut.

“Kami telah berbicara dengan banyak pelanggan selama beberapa hari terakhir tentang video game tersebut, dan ada tingkat kekhawatiran yang signifikan tentang kontennya," tutur General Manager Corporate Affairs Target, Jim Cooper, sebagaimana dilansir CNET.

"Kami juga menerima feedback dari pelanggan untuk terus menjual video game tersebut, dan kami menghargai perspektif mereka mengenai isu ini. Akan tetapi, kami merasa bahwa keputusan untuk berhenti menjual GTA 5 sejalan dengan pandangan pelanggan kami kebanyakan,” tutur General Manager Corporate Affairs Target, Jim Cooper, sebagaimana dilansir dari laman CNET.

Target bukan satu-satunya yang berhenti menjual GTA V. Bulan lalu, retailer besar Selandia Baru, The Warehouse Group, memutuskan untuk berhenti menjual GTA V setelah didesak oleh kelompok advokasi pekerja seks Stop Demand. [*/inilah]

KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

atjehcyber com bigbox